RAHASIA MEMBONGKAR JIWA YANG TERKUNGKUNG
JAMALUDIN
RIFAI, S.Pd.I
RAHASIA MEMBONGKAR JIWA YANG
TERKUNGKUNG
55 KISAH-KISAH INSPIRATIF MEMBANGKITKAN
SEMANGAT HIDUP ANDA DARI JIWA YANG
TERKUNGKUNG, UNTUK MERAIH KESUKSESAN ANDA!
BUKU
PERSEMBAHAN
Saya Mengucapkan Terima
Kasih Yang Sebesar-Besarnya Kepada:
1. Allah
Swt Atas Segala Anugrah Dan Kesempatan Yang Sudah Diberikan
2. Kedua
Orang Tua Atas Cinta Dan Kasih Sayang Yang Tak Pernah Putus Asa Dan Selalu
Mendoakan Anak-Anaknya Agar Sukses Dan Selalu Bersabar, Berusaha, Selalu Rendah
Hati.
3. Keluarga
Besar Terutama Buat Kedua Kakakku, Mbak Suwarni Rivai, Mbak Masni Rivai Yang
Telah Memberiku Motivasi Dan Dukungan Terhadap Saya.
4. Teman-Teman
Sekolahku Dari Sd Sampai Perguruan Tinggi, Khususnya Para Sahabat-Sahabatku
Alumni Fakultas Tarbiyah Program Study Pendidikan Bahasa Inggris : Mr Satarudin
A.Tudu S.Pd.I, Bersama Mr Risky Paputungan, S.Pd.I, Yang Selalu Memberiku Motivasi Serta
Nasihat-Nasihat Yang Membangun Juga,
5. Buat
Guru-Guruku Serta Dosen-Dosenku Yang Tak Dapat Saya Sebut Satu Persatu, Yang
Selalu Memberikan Ilmu Dan Motivasi Kepada Saya.
6. Orang-Orang
Yang Sudah Meluangkan Waktu Membaca Karya-Karya Saya. Terima Kasih Banyak.
KATA
PENGANTAR
Alhamdulillah,
segala puji bagi Allah, kita memuji, meminta pertolongan dan memohon ampunan hanya
kepada-Nya. Kita berlindung kepada Allah dari keburukan diri kita dan kejelekan
amal perbuatan kita. Barangsiapa yang Allah beri petunjuk maka tidak ada yang
dapat menyesatkannya, dan barangsiapa yang Allah sesatkan maka tidak ada yang
mampu memberinya petunjuk. Kita bersaksi bahwa tidak ada yang mampu memberinya
petunjuk. Kita bersaksi bahwa tidak ada yang berhak diibadahi dengan benar
kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan kita bersaksi bahwa
Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya.
Pembaca
yang budiman Sukses adalah hak setiap orang. Perkaranya adalah bagaimana orang
mengusahakan dirinya untuk bisa mencapai kesuksesan. Ada orang yang sangat
gigih untuk mencapai kesuksesan, ada yang biasa-biasa saja. Ada yang
kelihatannya biasa saja namun sebenarnya sangat mengusahakan kesuksesan bagi
hidupnya sendiri. Sukses bukanlah sebuah tujuan akhir yang harus Anda capai.
Manusia tidak akan pernah merasa puas dengan apa yang telah dicapainya. Ia akan
terus berusaha mendapatkan lebih dan lebih. Sebagian menamakannya sebagai
semangat berkelanjutannya dan berinovasi. Namun pada kenyataannya tak lebih
dari sekedar pemuas hawa nafsu dan rakus. Ambil sisi positif dari semangat
keberlanjutan ini dan raihlah kesuksesan menurut versi Anda. Anda mungkin akan
gagal berkali-kali tetapi setidaknya hal itu membuat Anda sadar bahwa Anda
sudah mencoba terus menerus.
Penulis
menyajikan buku dengan bahasa yang mudah dipahami dan dengan suguhan cerita
yang menarik tentu akan menambah semangat anda. Penulis sadar RAHASIA MEMBONGKAR
JIWA YANG TERKUNGKUNG ini masih jauh dari apa yang disebut dengan kesempurnaan,
karena kesempurnaan hanyalah milik Allah semata. Walau demikian penulis telah
berupaya semaksimal mungkin untuk menyelesaikan RAHASIA MEMBONGKAR JIWA YANG
TERKUNGKUNG ini dengan semua kemampuan yang penulis miliki.
Penulis
Jamaludin
Rifai, S.Pd.I
DAFTAR
ISI
BUKU
PERSEMBAHAN
KATA
PENGANTAR
DAFTAR
ISI
1.
CINTA
ORANG TUA......................................................................................... 1
2.
AYAH
DAN ANAK LAKI-LAKINYA............................................................. 4
3.
BERSABARLAH................................................................................................. 6
4.
ENGKAU
CANTIK/TAMPAN......................................................................... 8
5.
PASIR
DAN BATU............................................................................................. 11
6.
BAYANGAN
YANG MENIPU......................................................................... 13
7.
MEJA
KAKEK.................................................................................................... 16
8.
SAYAP
YANG KERDIL.................................................................................... 19
9.
PAKAIAN
KEBAHAGIAAN............................................................................ 21
10.
GARAM
DAN TELAGA.................................................................................... 25
11.
PEMUDA
DAN BINTANG LAUT................................................................... 27
12.
KEMALANGAN
KARENA KEBODOHAN ORANG LAIN....................... 29
13.
JENDELA............................................................................................................. 31
14.
BUKANKAH
KITA SEMUA BUTUH BANTUAN........................................ 34
15.
KETIKA
ANGIN BERTIUP.............................................................................. 37
16.
KELEDAI
DISUMUR......................................................................................... 40
17.
EMPAT
ISTRI..................................................................................................... 42
18.
SINGA,
TIKUS, ULAR, DAN SARANG LEBAH.......................................... 45
19.
ROTI
DAN BATU............................................................................................... 47
20.
KAKI
DAN SEPATU.......................................................................................... 51
21.
KALAU
BUKAN SEKARANG, KAPAN LAGI?.......................................... 54
22.
JANGANLAH
MENJADI BEBAN UNTUK ORANG LAIN....................... 57
23.
TIRULAH
APA YANG BISA DI TIRU........................................................... 60
24.
BERUBAH
UNTUK MENGUBAH.................................................................. 64
25.
ANDA
YANG HARUS MELAKUKANNYA SENDIRI................................ 66
26.
BERMAINLAH
TETAPI JANGAN BERMAIN-MAIN................................ 68
27.
KEHILANGAN
UNTUK MENDAPATKAN.................................................. 71
28.
KACAMATA
KEHIDUPAN............................................................................. 74
29.
JIKA
KITA”ME” MAKA AKAN “DI”............................................................ 77
30.
MEMILIH
BUS.................................................................................................... 80
31.
PAPAN
SELANCAR.......................................................................................... 83
32.
SAMA
TAPI BERBEDA.................................................................................... 86
33.
KISAH
BAMBU DAN BUNGA MAWAR....................................................... 89
34.
NUTRISI
JIWA.................................................................................................... 92
35.
HIDUPLAH
DENGAN BENAR-BENAR HIDUP.......................................... 94
36.
BERAWAL
DARI MIMPI................................................................................. 97
37.
BELENGGU
YANG BEBAS............................................................................. 100
38.
HATI
YANG PENUH SYUKUR....................................................................... 103
39.
KARENA
KETIDAKPASTIAN SEMUA MENJADI PASTI....................... 106
40.
BUAH
KEBAIKAN............................................................................................. 108
41.
TIDAK
SEMUANYA BISA............................................................................... 111
42.
RENDAH
HATI BUKAN RENDAH DIRI...................................................... 114
43.
JEJAK
KAKI YANG TERTINGGAL............................................................. 116
44.
SEMUANYA
ITU ADALAH TANGGA.......................................................... 119
45.
JODOH
ATAU KEBETULAN?........................................................................ 123
46.
LIMA
RATUS RIBU DI GANTI MOBIL........................................................ 127
47.
HALANG
RINTANG.......................................................................................... 129
48.
MEMBANTU
YANG TIDAK TEPAT............................................................. 132
49.
BEBASKAN
DIRI ANDA.................................................................................. 135
50.
KEBAIKAN
TIDAK PERNAH HILANG....................................................... 139
51.
SELALU
ADA HIKMAH................................................................................... 141
52.
BERKACA
DALAM AIR.................................................................................. 144
53.
TIDAK
ADA YANG TIDAK BISA DIPIKUL................................................ 147
54.
PROSES
KEMENANGAN................................................................................. 150
55.
MELIHAT
YANG BELUM TERLIHAT......................................................... 154
DAFTAR
PUSTAKA................................................................................................... 158
TENTANG
PENULIS.................................................................................................. 159
CINTA ORANG TUA
Seorang
kakek tua berusia 80 tahun sedang duduk di sofa rumahnya bersama dengan anak
laki-lakinya yang berusia 45 tahun yang merupakan anak yang terdidik. Tiba-tiba
seekor gagak bertengger di jendela.
Sang
ayah bertanya, “Apa itu?”
Sang
anak menjawab, “Itu burung gagak.”
Setelah
beberapa menit, sang ayah bertanya kepada anaknya untuk kedua kalinya, “Apa
itu?”
Sang
anak berkata, “Ayah, aku baru saja memberitahu “Itu burung gagak.”
Tak
selang lama, orang tua itu bertanya lagi kepada anaknya untuk ketiga kalinya,
“Apa itu?”
Kali
ini ungkapan kejengkelan mulai terasa dari nada bicara anaknya ketika dia
berkata sengit kepada ayahnya. “Itu gagak, gagak.”
Tak
lama kemudian, sang ayah bertanya lagi kepada anaknya yang ke-empat kalinya,
“Apa itu?”
Sekarang
sang anak berteriak kepada ayahnya, “Mengapa ayah terus menanyakan pertanyaan
yang sama berulang kali. Aku sudah beritahu ayah berkali-kali bahwa “ITU
GAGAK.”
Apakah
ayah tidak bisa mengerti ini?”
Tak beberapa lama kemudian sang ayah masuk ke dalam
kamarnya dan kembali dengan catatan hariannya, yang tetap dia simpan sejak
anaknya dilahirkan. Di halaman pertama, dia meminta anaknya untuk membaca
halaman tersebut. Dan di halaman tersebut tertulis kata-kata berikut:
“Hari
ini anak laki-laki kecilku berusia 3 tahun dan sedang duduk denganku di sofa,
ketika ada seekor gagak bertengger di jendela. Anakku bertanya kepadaku 23 kali
tentang apa itu, dan aku menjawabnya 23 kali bahwa itu adalah gagak. Aku
memeluknya dengan penuh kasih sayang setiap kali dia menanyakan pertanyaan yang
sama sampai 23 kali. Aku tidak merasa jengkel, malah aku merasa lebih sayang
pada anakkku.”
Walaupun
sang anak bertanya kepadanya 23 kali pertanyaan yang sama “Apa itu,” Sang ayah
tidak merasa jengkel menjawab 23 pertanyaan yang sama dan ketika hari ini sang
ayah bertanya kepada anaknya pertanyaan yang sama baru 4 kali, sang anak sudah
merasa jengkel dan terganggu.
Pembaca
yang budiman….
Ketika
orang tua Anda sudah mencapai usia senja, jangan menganggap dia sebagai beban,
tetapi berbicaralah kepadanya dengan kata-kata yang lembut, bersikaplah yang
baik, rendah hati, dan penuh kepatuhan. Berikan perhatian yang besar kepada
orang tua Anda. Mulai hari ini, katakana ini dengan keras, “Saya ingin melihat
orang tuaku bahagia selamanya. Mereka telah merawatku sejak aku kecil. Mereka
selalu mencintaiku dengan tulus. Mereka sudah menyebrangi gunung dan lautan
tanpa menghiraukan panas dan badai hanya untuk membuatku menjadi orang yang
sukses seperti sekarang ini.”
Berjanjilah
kepada Tuhan, “Saya akan melayani orang tua saya dengan cara terbaik. Saya akan
selalu berkata baik kepada kedua orang tua saya, tak peduli apapun sikap mereka
pada saya.”
TANPA INISIASI DARI SEORANG GURU
SEJATI, ORANG HANYA DAPAT MEMBACA NASKAH BAGIAN LUARNYA DAN TIDAK AKAN
MENDAPATKAN NILAI ROHANI DI DALAM YANG SESUNGGUHNYA, KARENA IA TIDAK MEMPEROLEH
KEKUATAN ROHANI DARI GURU SEJATI YANG MASIH HIDUP. (NANANT ANDREI DK)
JANGANLAH PERBEDAAN DIJADIKAN
ALASAN UNTUK TIDAK SALING MEMAHAMI DAN MENERIMA, SEBAB MANUSIA DICIPTAKAN TUK
SALING MELENGKAPI. KEKURANGAN DAN KELEBIHAN YANG ADA. TIDAK ADA MANUSIA YANG
SEMPURNA, TAPI KITA HARUS BELAJAR MENCINTAI DENGAN CARA YANG SEMPURNA. (MADE
TINI)
PIKIRAN KITA BISA MEWUJUDKANAPAPUN
YANG KITA INGINKAN, KARENA KITA BERTINDAK SESUAI DENGAN APA YANG KITA PIKIRKAN.
(KEDERICO FELLINI)
TAK ADA YANG BISA DILAKUKAN SAMA
SEKALI JIKA SESEORANG MENUNGGU SAMPAI IA MENJADI AHLI UNTUK MELAKUKAN HAL YANG
DIINGINKAN TANPA KESALAHAN. (JOHN HENRY NEWMAN)
SUSKES ATAU GAGAL DARI PERUSAHAAN APA PUN BISA DISIMPULKAN
DALAM SATU PERTANYAAN: APAKAH ANDA BEROPERASI DENGAN PENUH HASRAT? JIKA YA,
ANDA AKAN SUKSES. JIKA ANDA YAKIN DENGAN APA YANG ANDA KERJAKAN, ANDA BISA
MEMASTIKAN AKAN MEMBUAT SEMUA ORANG DI SEKITAR ANDA YAKIN JUGA. (MAGGIE HUGHES)
AYAH DAN ANAK LAKI-LAKINYA
Seorang
ayah memiliki beberapa anak laki-laki yang selalu bertengkar satu sama lain.
Namun nasihat ayah mereka agar tidak selalu bertengkar tidak mereka gubris.
Maka sang ayah bermaksud memberikan pelajaran kepada mereka melalui contoh, mengenai
akibat buruk pertengkaran. Untuk itu pada suatu hari ayahnya menyuruh mereka
untuk membawa seikat lidi.
Ketika
mereka telah menyerahkan seikat lidi, kemudian ayah mereka memberikan seikat
lidi tersebut ke tangan setiap anaknya secara bergantian, dan menyuruh mereka
untuk mematahkan seikat lidi tersebut. Meskipun mereka telah berusaha sekuat
tenaga, namun mereka tidak berhasil mematahkan seikat lidi tersebut. Meskipun
mereka telah berusaha sekuat tenaga, namun mereka tidak berhasil mematahkannya.
Kemudian sang ayah melepaskan tali yang mengikat lidi tersebut, kemudian
lidi-lidi tersebut satu demi satu saling dipisahkan, dan sekali lagi meletakkan
di tangan setiap anaknya, dan meraka dapat mematahkannya dengan mudah.
Kemudian
sang ayah menjelaskan kepada mereka dengan kata-kata, “Anak-anakku, jika kalian
tidak saling berselisih dan bersatu untuk saling membantu, maka kalian akan
seperti seikat lidi ini, tidak dapat dikalahkan oleh musuh; tetapi jika kalian
saling berpecah belah, maka kalian akan mudah dikalahkan seperti lidi-lidi yang
saling terpisah dari ikatannya ini.”
Pembaca
yang budiman, Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh.
KETIKA ANDA MENGASIHI SEORANG GURU
YANG TERCERAHKAN, SIFAT-SIFAT BAIK BELIAU AKAN MENJADI MILIK ANDA. BERKAH
BELIAU AKAN DILIMPAHKAN KEPADA ANDA. ANDA AKAN MENJADI LEBIH CERDAS, TENTERAM
DAN BIJAK. (NANANT ANDREI DK)
AKU TIDAK TAKUT BADAI, KARENA AKU
SEDANG BELAJAR MENGEMUDIKAN KAPALKU. (HELEN KELLER)
JIKA FAKTA TAK SESUAI DENGAN TEORI
GANTILAH FAKTANYA. (ALBERT EINSTEN)
MANUSIA BEBAS MENGAMBIL PILIHAN,
TAPI TIDAK BEBAS AKAN KONSEKUENSINYA. (PIERRO DA SILVA)
MASA DEPAN TERGANTUNG PADA
KEINDAHAN AKAN IMPIAN MEREKA. (ELEANOR ROOSEVELT)
KESANGSIAN MERUPAKAN PENGHIANAT DAN
MEMBUAT KITA KEHILANGAN KEBAIKAN YANG MUNGKIN KITA PEROLEH MEMBUAT KITA TAKUT
MENCOBA. (WILLIAM SHAKESPEARE)
ANDA TAK DAPAT MENGATASI MASALAH
YANG ANDA BUAT DENGAN POLA PIKIR SAAT MASALAH ITU TERJADI, JIKA MENGINGINKAN
HASIL BERBEDA LAKUKAN HAL YANG BERBEDA. (ALBERT EINSTEIN)
BERSABARLAH
Seorang
laki-laki keluar dari rumahnya untuk mengagumi mobil truknya yang baru. Namun
dia sangat terkejut melihat anak laki-lakinya yang berumur tiga tahun dengan
gembira memukul-mukul dengan palu truk yang mengkilat itu hingga peyote.
Laki-laki
berlari ke arah anaknya, menyuruh agar pergi, dan memukul tangan anak itu
sebagai hukuman.
Ketika
ayah anak itu telah tenang, dia segera melarikan anaknya ke rumah sakit.
Meskipun dokter sudah berusaha keras untuk menyelamatkan tulangnya yang retak,
akhirnya jari anak itu harus diamputasi di kedua belah tangannya.
Ketika
anak itu sadar setelah diamputasi, dan melihat tangannya diperban, ia berkata
tanpa rasa bersalah, “Ayah, maafkan aku telah memukul truk itu.” Kemudian dia
bertanya, “Tetapi kapan jariku akan tumbuh lagi?”
Kemudian
laki-laki itu pulang ke rumah dan bunuh diri. Pikirkanlah terlebih dahulu kisah
ini jika seorang menyakiti Anda dan Anda hendak membalasnya. Pikirkanlah
terlebih dahulu kisah ini jika Anda kehilangan kesabaran terhadap orang yang
Anda cintai. Truk dapat diperbaiki. Tetapi tulang yang retak dan perasaan yang
terluka seringkali tidak dapat diperbaiki.
Pembaca
yang budiman.
Seringkali
kita tidak mampu membedakan antara seseorang dengan penampilannya. Kita selalu
lupa bahwa memaafkan itu lebih baik daripada membalas dendam.
Banyak
orang melakukan kesalahan. Boleh saja kita melakukan kesalahan. Tetapi tindakan
yang kita ambil ketika marah akan menghantui kita selamanya. Berhentilah untuk
berpikir. Berpikirlah sebelum berbuat. Bersabarlah. Maafkanlah dan lupakanlah.
Cintailah setiap orang.
ORANG YANG TIDAK DAPAT BERSABA AKAN
MATI DALAM KEADAAN BERDUKA ATAU TERKEJUT. (SAYIDINA ALI)
TAK USAHLAH MENDENGARKAN HINAAN
ORANG LAIN YANG JUSTRU AKAN MENGHAMBAT PRESTASI DIRI ANDA. (HERMAN PL-PENULIS)
SAYA TAK PERNAH MENJUMPAI SESEORANG
YANG MENDERITA KARENA TERLALU BANYAK BEKERJA. LEBIH BANYAK ORANG YANG MENDERITA
KARENA TERLALU BANYAK AMBISI TETAPI TAK CUKUP BERUSAHA. (DR. JAMES MANTAGUE)
TAK ADA KESENANGAN YANG LEBIH BESAR
DARI PADA MEMBANTU SESEORANG DALAM MEMBUAT PERBEDAAN POSITIF DALAM KEHIDUPAN
ORANG TERSEBUT. (BIARAWATI MARY ROSE MCFEADY)
MENABUR PIKIRAN, MENUAI TINDAKAN.
MENABUR TINDAKAN, MENUAI TABIAT. MENABUR TABIAT, MENUAI KEPRIBADIAN. MENABUR
KEPBRIBADIAN, MENUAI TAKDIR. (HERMAN PL-PENULIS)
UNTUK SETIAP MASALAH DI BAWAH
MATAHARI, MUNGKIN ADA OBATNYA ATAU MUNGKIN JUGA TIDAK ADA. JIKA ADA, COBALAH
UNTUK MENCARINYA. JIKA TIDAK ADA, MENGAPA MENGUATIRKANNYA? (SANTIDEVA)
ENGKAU CANTIK/TAMPAN
Engkau
cantik/tampan,” Inilah kata-kata yang banyak diucapkan ibu saya. Maka saya
merasa heran, “Bagaimanakah di dunia seperti ibu saya menyebut mereka
cantik/tampan?” Saya adalah seorang yang logis, dan berpikir dengan statistik.
Saya menyebut berbagai hal berdasarkan yang saya lihat. Saya tidak melihat
kecantikan/ketampanan.
Ibu
saya menyatakan hal itu dengan penuh semangat sehingga orang yang dikomentari
oleh ibu saya dapat merasakannya. Ibu saya mengucapkannya dengan tulus. Ibu
tidak mengatakan bahwa mereka cantik/tampan itu agar memperoleh sesuatu dari
ibu. Selama beberapa tahun saya merasa curiga kalau-kalau ada sesuatu yang
tidak beres pada penglihatan dan pikiran ibu. Apakah ibu tidak dapat melihat
bahwa tidak semua orang yang beliau katakana cantik/tampan itu sebenarnya tidak
cantik/tampan?
Anda
cantik/tampan jika Anda memiliki persyaratan sebagai orang yang cantik/tampan,
yakni bentuk tubuh dan wajah yang diklasifikasikan sebagai orang yang
cantik/tampan berdasarkan patokan-patokan dunia dan ppatokan glamour. Namun,
ketika ibu saya mengatakan mereka cantik/tampan, orang-orang tersenyum
seakan-akan mejalah glamour telah memasukan mereka ke dalam daftar salah
seorang yang cantik pada tahun ini.
Setelah
beberapa tahun, akhirnya saya dapat memahami pandangan dan ucapan ibu,
“Kecantikan/ketampanan itu ada di mata orang yang memandangnya.” Ibu saya
memiliki sebuah semangat sehingga beliau bisa melihat
kecantikan/ketampanan pada diri
seseorang. Kebanyakan orang hanya memandang sisi luarnya saja, kemudian
membandingkan dengan apa yang mereka lihat berdasarkan standar yang diberikan dunia
kepada mereka. Itulah yang selalu saya lakukan. Hari ini, jika Anda
meninggalkan rumah, maka perhatikanlah dengan cermat orang pertama yang Anda
lihat dan perhatikan betapa cantik/tampannya mereka.
Boleh
jadi mereka botak, gemuk, kulitnya sudah berkerut, berjerawat, atau hal-hal
lain yang tidak dapat dinilai sebagai kecantika/ketampanan. Perhatikan mereka
dengan cermat, dan carilah kecantikan/ketampanan yang ada pada diri mereka.
Jika Anda benar-benar mencarinya, Anda akan melihat kecantikan/ketampanan
mereka.
Saya
tidak mempercayainya hingga saya mencobanya. Ketika saya memperhatikan dan
memandang dengan sungguh-sungguh, saya dapat melihat kecantikan/ketampanan yang
dimiliki setiap orang. Meskipun orang itu kasar atau lusuh, semuanya memiliki
pancaran kencantika/ketampanan.
Jika
Anda mencari kecantikan/ketampanan di mana saja, Anda akan menemukannya. Jika
Anda meninggalkan rumah pada pagi ini, maka perhatikan dengan sungguh-sungguh
setiap orang. Anda akan mulai melihat kecantikan/ketampanan pada setiap manusia
yang sebelumnya tidak Anda lihat. Percayalah kepada saya, dan cobalah.
Jika
Anda memperhatikannya dengan sungguh-sungguh, Anda akan melihatnya. Jika Anda
pulang ke rumah setelah melihat kecantikan/ketampanan di wajah-wajah yang Anda
lihat, maka lihatlah cermin. Anda akan melihat bahwa Anda cantik/tampan. Terima
kasih ibu, atas kecantikan/ketampanan yang tidak saja engkau lihat, tetapi juga
engkau tambahkan. Beliau sering berkata kepada saya, “Jadilah seperti lebah
madu, yang selalu duduk di bunga-bunga yang indah.”
Nabi
Muhammad saw. Bersabda, “Sesungguhnya Allah itu Indah, dan Dia mencintai
keindahan.” Di tempat yang lain, Nabi saw bersabda “Seorang mukmin itu indah
karena Allah telah memberikan keindahan sifat kepadanya.”
Al-Quran
menegaskan agar mengingat hal-hal indah, yang telah diciptakan Allah swt. Dan
kita supaya banyak menyebut keindahan itu. “Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka
hendakla kamu siarkan.”(93:11)
Allah
swt sendiri mengingat dan memuji ciptaan indah yang telah Dia ciptakan; di antara
Nabi Muhammad saw, “Dan kami tinggikan bagimu sebutan (Nama)mu.” “Sesungguhnya
Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah
salam penghormatan kepadanya.” (35:56)
Pembaca
yang budiman.
Anda semua cantik/tampan indah. Semoga karunia
Allah yang berupa kecantikan/ketampanan dan keindahan ini selalu bersama Anda.
HUKUM SEPAKBOLA ITU SANGAT
SEDERHANA. DASARNYA ADALAH, JIKA BOLA BERGERAK, TENDING. JIKA BOLA TIDAK
BERGERAK, TENDING SAMPAI BERGERAK. (PHIL WOOSNAM)
PERJUANGKANLAH SESUATU HAL DENGAN
SUNGGUH-SUNGGUH SEBELUM PENYESALAN YANG MENDALAM. (HERMAN PL-PENULIS)
HARAPAN ITU SEPERTI JALAN DI DALAM
HUTAN. DI SANA TAK PERNAH ADA JALAN. TAPI JIKA BANYAK ORANG MENJALANINYA, JALAN
ITU MENJADI ADA. (LING YUTANG)
TERKADANG HIDUP ITU PENUH
PENDERITAAN TETAPI INILAH YANG MEMBUAT HIDUP BERWARNA. (HERMAN PL-PENULIS)
TENTANG PENULIS
Penulis bernama Jamaludin Rifai
lahir di Gorontalo 27 Juni 1986. Penulis
berasal dari Provinsi Gorontalo. Penulis adalah anak ke 7 dari 7 orang
bersaudara. Sejak kelas 3 Sekolah Dasar penulis mempunyai bakat yaitu menulis
dan mengarang. Penulis pernah kuliah di salah satu kampus yang berada di
Gorontalo yaitu IAIN Sultan Amai Gorontalo pada tahun 2011, penulis berhasil
menjadi alumni Fakultas Tarbiyah, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Pada
tahun 2015, penulis berhasil menamatkan pendidikannya S1.
Meski
masih tergolong pada tahap awal belajar, penulis hobi membaca buku-buku dunia
novel Horor, dan suka membaca buku-buku Bahasa Inggris, buku-buku motivasi,
Penulis bercita-cita menjadi penulis yang terkenal melalui bukunya: RAHASIA
MEMBONGKAR JIWA YANG TERKUNGKUNG.
Penulis
dapat di hubungi melalui email :
jamaludinrifai442@gmail.com
No
HP: 085340008577
Komentar
Posting Komentar